Langsung ke konten utama

IMPLEMENTASI GRAFIS KOMPUTER DALAM SISTEM E-TILANG

 

Pada era digital ini, kemajuan teknologi telah mengubah hampir semua aspek kehidupan kita, termasuk penegakan hukum. Salah satu contohnya adalah penerapan grafis komputer dalam sistem E-Tilang, yang telah membawa perubahan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana penerapan teknologi grafis komputer dalam sistem E-Tilang.

Apa aitu E-Tilang?

Tilang elektronik adalah sistem tilang dengan penerapan kamera pemantau berteknologi canggih untuk mengontrol pelanggaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Implementasi teknologi informasi ini dilakukan untuk menangkap pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik demi mendukung keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam berlalu lintas.

 

Tilang elektronik sendiri merupakan wujud upaya Polri dalam meningkatkan keamanan pengguna jalan. Dengan teknologi yang sudah semakin maju, pihak Polri dapat melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas dengan lebih cepat dan mudah karena memanfaatkan kamera ETLE yang aktif selama 24 jam non stop. Kamera tersebut akan memantau dan menangkap gambar secara otomatis setiap kali terjadi pelanggaran lalu lintas di ruas jalan.



Mekanisme E-Tilang

Dilansir dari laman Korlantas Polri, berikut mekanisme tilang dengan metode ETLE : 

1.     Secara otomatis, Perangkat ETLE menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya.

2.     Petugas mengidentifikasi Data Kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI) sebagai sumber data kendaraan.

3.     Petugas mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi. 

4.     Penerima surat memiliki batas waktu sampai dengan 8 hari dari terjadinya pelanggaran untuk melakukan konfirmasi melalui website atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

5.     Setelah pelanggaran terkonfirmasi, petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRI Virtual Account (BRIVA) untuk setiap pelanggaran yang telah terverifikasi untuk penegakan hukum.


Keuntungan Penerapan Grafis Komputer dalam E-Tilang

1. Data pelanggaran dicatat secara elektronik yang mempersingkat durasi tilang.
2.  Blanko tilang tidak menjadi alat utama lagi namun hanya sebagai cadangan.
3.  Data tilang yang diinput langsung bisa diakses seketika oleh semua instansi terkait     sebagai sarana pengawasan, analisa, dan evaluasi.
4. Data tilang yang diinput langsung bisa diakses seketika oleh semua instansi terkait sebagai sarana pengawasan, analisa, dan evaluasi.
5. Petugas dapat melampirkan bukti-bukti pelanggaran berupa foto, film, rekaman, dalam aplikasi sebagai bahan pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara.
 

Kesimpulan

Penerapan teknologi grafis komputer dalam sistem E-Tilang telah membawa perubahan positif dalam penegakan hukum lalu lintas. Teknologi ini memberikan kemungkinan untuk meningkatkan keadilan, efisiensi, dan keselamatan di jalan raya. Dengan pengaturan yang bijaksana dan transparan, sistem E-Tilang dapat menjadi bagian penting dalam transformasi modern dalam penegakan hukum lalu lintas.


Referensi

https://oto.detik.com/berita/d-3370626/ini-7-keuntungan-e-tilang 

https://www.indonesiabaik.id/videopendek/mengenal-tilang-elektronik-berbasis-ponsel-etle#:~:text=Electronic%20Traffic%20Law%20Enforcement%20(ETLE,kamera%20handphone%20oleh%20petugas%20kepolisian.

https://www.auksi.co.id/detail-artikel/apa-itu-tilang-elektronik-bagaimana-cara-kerjanya-cek-infonya-di-sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia Dan Keadilan

  Manusia Dan Keadilan   BAB 1 A.Latar Belakang 1.         Manusia Manusia adalah makhluk sempurna yang diciptakan oleh Tuhan dibanding makhluk ciptaan yang lain. Sejatinya kodrat manusia adalah makhluk sosialis, disamping itu manusia sebagai makhluk individualis (individu). Manusia sebagai makhluk individu yang diberikan akal, pikiran dan perasaan, sehingga mampu memiliki tanggungjawab akan dirinya yang berguna untuk mengembangkan kemampuannya. Sebagai makhluk sosial sudah memiliki dorongan akan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi. 2.       Keadilan Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang Antara hak dan kewajiban.Jika hanya menuntut hak dan lupa mengerjakan kewajiban maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak oran lain. BAB II PEMBAHASAN 1.        Manusia Dan Keadilan Manusia dan Keadilan Keadilan tidak hanya didambakan namun juga agungkan. Setiap man...

Tugas Ilmu Budaya Dasar

  MAKALAH BUDAYA BANGSA INDONESIA   Muhammad Thariq El Deuzan (51421091) Kelas:1IA16 Jurusan:Teknik Informatika Mata Kuliah:Ilmu Budaya Dasar BAB 1 PENDAHULUAN A.Latar Belakang              Budaya Bangsa ialah budaya-budaya lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak di daerah seluruh Indonesia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.Budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain. Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti budi atau akal. Kebudayaan adalah hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski ...

Manusia Dan Cinta Kasih

  BAB 1 Pendahuluan   A.Latar Belakang Cinta merupakan pengalaman yang sangat menarik yang pernah kita alami dalam hidup ini. Sangat disesali, orang pada umumnya masih bingung akan apakah cinta itu sesungguhnya. Kebingungan mereka semakin bertambah ketika dunia perfileman memperkenalkan arti cinta yang salah dimana penekanan akan cinta selalu dititik beratkan pada perasaan dan cerita romantika. Dari jaman dulu sampai sekarang hakikat cinta kasih masih menjadi perbincangan yang tidak dibatasi secara jelas dengan makna yang luas pula. Walaupun, sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental. Begitu fundamentalnya sampai-sampai membawa Khalil Gibran, seorang punjagga terkenal, berpendapat bahwa  “Cinta hanyalah sebuah kemisterian” . Cinta sangat erat dalam kehidupan dan tidak bias di pisahkan dalam kehidupan. Tidak pernah selintas pun orang berpikir bahwa cinta itu tidak penting. Mereka haus a...